Kalau pernah melihat permission Linux seperti 755,
754, atau 644, mungkin kamu pernah bertanya:
kenapa r = 4, w = 2, dan x = 1?
Jawabannya ada pada cara Linux merepresentasikan permission menggunakan bit biner.
Permission Linux Direpresentasikan dengan 3 Bit Biner
Tiga permission dasar di Linux adalah:
r= readw= writex= execute
Ketiganya direpresentasikan menggunakan tiga posisi bit:
r w x
4 2 1
Jika ditulis dalam bentuk biner:
r = 100₂ = 4
w = 010₂ = 2
x = 001₂ = 1
Kenapa Nilainya 4, 2, dan 1?
Sistem bilangan biner hanya menggunakan dua angka, yaitu
0 dan 1.
Dalam konteks permission, kita bisa membayangkannya seperti sebuah sakelar:
1= permission aktif atau diberikan0= permission tidak aktif atau tidak diberikan
Setiap posisi bit memiliki nilai berdasarkan pangkat dua:
r = 2² = 4
w = 2¹ = 2
x = 2⁰ = 1
Jadi x bukan bernilai 1 karena execute dianggap lebih kecil,
dan r bukan bernilai 4 karena read dianggap lebih penting.
Nilai tersebut muncul karena posisi masing-masing bit.
Contoh Membaca Permission r-x
Misalnya kita memiliki permission:
r-x
Dalam bentuk biner, permission tersebut adalah:
101₂
Artinya:
r = 1→ aktif → nilai 4w = 0→ tidak aktif → nilai 0x = 1→ aktif → nilai 1
Maka:
4 + 0 + 1 = 5
Jadi permission r-x direpresentasikan dengan angka
5.
Contoh Kombinasi Permission Linux
Dengan pola yang sama, kita bisa membaca berbagai kombinasi permission:
7 = 4 + 2 + 1 = rwx
6 = 4 + 2 + 0 = rw-
5 = 4 + 0 + 1 = r-x
4 = 4 + 0 + 0 = r--
3 = 0 + 2 + 1 = -wx
2 = 0 + 2 + 0 = -w-
1 = 0 + 0 + 1 = --x
0 = 0 + 0 + 0 = ---
Dari sini terlihat bahwa angka permission sebenarnya hanya merupakan hasil
kombinasi tiga bit untuk read, write, dan
execute.
Contoh Membaca Permission 754
Sekarang kita ambil contoh permission:
754
Setiap digit mewakili satu kelompok user:
- Digit pertama = owner
- Digit kedua = group
- Digit ketiga = others
Maka:
7 = rwx
5 = r-x
4 = r--
Jika dibaca dalam satu kalimat:
Permission 754 berarti owner memiliki izin read, write, dan execute, group memiliki izin read dan execute, sedangkan others hanya memiliki izin read.
Kenapa Permission Linux Menggunakan Angka Octal?
Karena satu grup permission terdiri dari tiga bit, representasi octal menjadi sangat cocok. Satu digit octal dapat merepresentasikan tepat tiga bit biner.
Contohnya:
7 = 111₂ = rwx
5 = 101₂ = r-x
4 = 100₂ = r--
Maka:
754
=
111 101 100
=
rwx r-x r--
Inilah alasan permission Linux sering ditulis menggunakan angka seperti
755, 754, 644, atau
700.
Contoh dengan chmod
Permission biasanya diubah menggunakan perintah chmod.
Contohnya:
chmod 754 file.txt
Perintah tersebut berarti:
- Owner:
rwx - Group:
r-x - Others:
r--
Contoh lain:
chmod 644 file.txt
Artinya:
6 = rw-
4 = r--
4 = r--
Cara Mudah Mengingatnya
Cara paling sederhana adalah mengingat pola berikut:
r = 4
w = 2
x = 1
Tetapi akan jauh lebih mudah kalau memahami asal angkanya:
r = 100₂
w = 010₂
x = 001₂
Dengan begitu, kita tidak hanya menghafal angka
4, 2, dan 1, tetapi juga memahami
bahwa angka tersebut berasal dari nilai posisi bit biner.
Kesimpulan
Nilai r = 4, w = 2, dan x = 1
pada permission Linux bukan angka yang dipilih secara acak. Nilai tersebut
berasal dari tiga posisi bit biner:
r = 100₂ = 4
w = 010₂ = 2
x = 001₂ = 1
Nilai 1 berarti permission aktif, sedangkan
0 berarti permission tidak aktif.
Setelah memahami hubungan antara
biner, rwx, dan angka permission, membaca permission
seperti 755, 754, 644, dan
kombinasi lainnya akan jauh lebih mudah dipahami.
Referensi:

Posting Komentar